Mardiana Sunniwati Manik

My Familie

Saya dilahirkan dari keluarga yang sederhana dan harmonis.Bapak saya bernama A.Manik Raja. Bapak lahirnya di Tebing Tinggi. Opung doliku alm.X.Manik Raja,lahir di Harian boho sian Samosir bah. sedangkan oppung boruku alm.S.br.Sihotang asli masi dari Sihotang bah. Tapi kedua oppung nunga mulak tu Jahowa Debata bah. Oppung doli ku suka mengarantau , sampai akhirnya tersesat deh di balian ni Tebing Tinggi.

Nah di tanah tebing tinggi itu ,bapak saya lahir. Bapak anak ke 3 dari 6 bersaudara (anak tengah).Disana bapak dilahirkan dan dibesarkan sampai SMP ( gak tamat pula itu,wkwkw,,,) Dari situasi dan kenakalan bapak itu, akhirnya bapak lari ke Medan mengadu nasib. Di Medan, bapak saya menjalani hidupnya dari sebuah kesederhanaan. Bekerja dengan sekuat tenaga untuk menghidupin kebutuhan hidupnya.  Terik sengat matahari, kerja berat pun dipikul, dari pekerjaan tukang kernek bus, supir bus sampai tukang becak. Semua itu tidak membuat bapak kalah semangat. Ora et Labora.

Mamak saya bernama R.Situngkir asli Tao Toba Nauli, tepatnya di Batu Horbo, arah mau ke Silalahi, kabupaten Dairi. Oppung Doli ku bernama J.Situngkir dan opung boruku bernama M.Tambunsaribu sian Haranggaol (masi asli Simalungun, jadi darah Simalungun masi ngalir neh). Nah mamak anak Pertama dari 9 orang bersaudara. Mamak orangnya pekerja keras. Semasa kecilnya hanya bekerja,bekerja dan bekerja. Tidak ada waktu terbuang selain “martiga-tiga”=>jualan ikan Mujahir,aha na boi si jualon ma. Dengan niat untuk membantu kehidupan mereka. Karena situasi mamak yang jadi anak pertama, dia hanya bersekolah sampai Sd( gak tamat pulak itu bah,,sampe kelas 4 SD,dgn kata lain mamak hanya tau membaca dan menghitung doank) Dari masa remaja,mamak pergi merantau di Medan dan mengadu nasib disana. Bekerja sebagai tukang jahit, martiga-tiga di pasar Sei Sikambing. Semua penghasilan yang diterimanya, diberikan untuk adik2nya. Mamak menyekolahkan semua adik-adiknya. Mamak melakukannya agar adik-adiknya bisa menamatkan sekolah mereka dan menjadi orang berhasil. Walaupun dirinya sendiri tidak dipikirkan. Dan terbukti lah sekarang bahwa adik-adiknya semua bertitel  dan berhasil. Itulah yang membuat mamak bangga.

Di Sei Sikambinglah bapak dan mamak kenalan. Sampai pacaran bah. Bapak itu adalah pacar pertama mamak sampai mereka menuju ikatan Pernikahan yang Kudus di hadapan Tuhan Yesus. Awalnya sih mamak gak suka ama bapak karena bapak orangnya hitam,jerbat pula. Tapi yang menjadi nilainya adalah hati dan Rasa tanggung jawab. Itulah yang membuat mamak nerima bapak jadi halletnya. Akhirnya merrit deh. Nah bukan itu aja, bapak juga orangnya tidak mihak pihak perempuan atau pihak laki-laki sama hal nya dengan mamak. Mereka adalah orang yang benar-benar bertanggung jawab terhadap keluarga,tidak memihak. Ini juga yang membuat penilaian saya buat calon suami saya nantinya.

Nah dari hasil pernikahan mereka lahirlah kami 6 orang anaknya. Saya anak pertama bernama Mardiana.Sunniwati.Manik Raja.Biasanya dipanggil di rumah “Kak,Imar”. Saya memiliki 2 orang ito (Varam Honter Manik Raja,Dip.Informatik, David Hamonangan Dwiki Manik Raja) dan 3 orang adik perempuanku (Ida Veronika Manik Raja,S.T, Tiur Maulina Manik Raja,Dipl.Informatik, Mutiara Theresia Manik Raja)

Kami dididik dengan kasih sayang dan dididik dengan lingkungan yang keras. Mamak yang menghidupi kami dari hasil jualannya”sian tiga-tiga” dari pasar Sei sikambing dan Petisah. Kehidupan pagi buta sudah kami jalanin.  Baca About Me,disana saya cerita banyak. Bukan hanya aku aja yang mengalami semua kehidupan dunia partiga-tiga, kami anak2nya semuanya mengalaminya. Dan mamak dengan gigih mencari nafkah lewat jualan sedangkan bapak bekerja di perusahaan jepang PT.Capella sebagai buruh. Kehidupan kami yang serba cukup itu membuat kami anak-anak merka untuk giat belajar dan bekerja.

Kami dididik bukan dengan manja tetapi dididik dengan situasi kami yang hanyalah sebagai orang awam yang tidak memiliki apa-apa untuk dibanggakan. Sampai suatu kelak mamak dan bapak berkata ama kami. “Dengar ya Mar, kamu itu anak anak pertama. Kalian kami sekolahkan biar tau mana yang terbaik. Kami bukanlah tamatan SD atau SMP. Jadi kami mau kamu itu menjadi teladan bagi adik-adikmu. Kami tidak menuntut apa-apa. Yang kami minta lihatlah keadaan kita sekarang ya inang boru”. Kata-kata itu terngiang selalu dan menjadi motivasi ku.

Bukan hanya itu saja, kami juga berkebun. Aku dan adik-adikku selalu giat bekerja dan belajar. Yang namanya “absen” di sekolah tidaklah tertulis. Dengan kata lain,kami pantang sekali untuk absen ke sekolah.

Mamak dan Bapak adalah orang yang sangat kami kagumi, kami sayangi dan kami hormati. Selama mereka berumah tangga, yang namanya pertengkaran dalam rumah tangga tidak pernah kami jumpai. Keadaan rukun dan damai sejahtera kami dapatkan dirumah. Kalau mamak marah ama kami, bapak tidak pernah campur tangan,demikian juga dengan bapak. Kalau mamak marah ama bapak, bapak hanya diam dan tidak banyak nanya. Setelah beberapa hari kemudian bapak nanya” Ai boasa ho muruk na sogot? Ai aha do na salah?” Mamak jawab begini: ah, itu gara2 si mardiana, gak bisa diaturnya adeknya. (hehehe,,,jadi malu). Bapak tanya aku deh dan nasehatin kami semua. “Mar,atur lah adek2mu ini biar jangan merepet mamak mu ama kalian. Kalian juga harus dengar ama kakakmu,jangan melawan kalian ama kakakmu ya(nasihat bapak ama kami). Nah demikian Sebaliknya kalau bapak marah, biasanya mamak juga diam. Setelah beberapa hari kemudian mamak nanya lagi deh. Jadi dengan kata lain semua masalah kecil sampai masalah apapun dari kantor, dari pajak, dari sekolah dan kampus semuanya di selesaikan bersama-sama. Di rumah kami juga saling sharing mengenai Ajaran Tuhan Yesus, berbagi cerita bersama saat makan malam (kejadian apa yang sudah kami lewati seharian), tertawa bersama (kombur) ,semuanya berbagi deh. Kalau bapak bawa martabak satu porsi untuk 8 orang,pastilah tidak cukup, namun kami selalu memberi, walaupun sedikit dimakan yang penting semuanya kebagian. Jadi yang namanya keluarga bagi kami adalah keharmonisan, saling berbagi sedih dan senang dan kebahagiaan.

Mamak yang juga anggota par Hari Kamis, sering sekali mengikuti yang namanya bernyanyi di Koor Ina. Memuji Tuhan adalah kerinduan kami selalu. Demikian juga bapak yang rajin ke Gereja menjadi anggota penatua (CSt = Calon Sintua) di gereja. Bapak sampai saat ini masih enggan di tabalkan menjadi Sintua karena dia memiliki banyak alasan. Alasannya saya bahas di dalam Sharing dan Konseling. Bapak yang juga di kenal sebagai Orang yang sangat di hormati di gereja dan di punguan tidak membuat kami menjadi sombong. Bahkan sebaliknya, kami diajarkan untuk tidak sombong rohani dan tidak sombong duniawi. Karena apa yang kita miliki di dunia ini hanyalah bersifat sementara. Dan satu lagi yang sangat ku pegang yaitu: “Aha lapatanna Sintua, molo ndang haha sintuai sintua on na” Suatu kata-kata yang sangat membuat aku kagum. Suatu nasehat yang sangat luar biasa yang memiliki inti yang pasti.

Yang pasti,,,kami sangat menghormati dan bangga menjadi anak Bapak A.Manik Raja dan Ibu R.br.Situngkir. I love you Mamak and Bapak (hehehe,,,)

Ida Veronika Manik alumnus dari SD.Free Methodist, SMP Free Methodist, SMUN 12 Medan dan alumnus ITM. Dengan gelarnya Sarjana Tehnik (Jur.Tehnik Pertambangan). Sekarang dia bekerja di Jakarta di sebuah Perusahaan. Adikku yang satu ini, cantik, rambut panjang, putih dan gak lupa, cerewet bah. Dia itu pendiam di rumah tp kalo uda keluar repetannya , gawat dunia bah,,,wkwkwk. Adik2ku yang lainnya lebih takut ama dia daripada aku. Kata mereka, kak Ida ngeri kali pun. Kalo kak Imar selalu bawaannya senyum dan suka ketawa. Tapi satu yang tekankan, adikku ini hatinya baik loh.

Ito ku Vram Honter Manik Raja orangnya suka bercanda. Dialah penghibur dan tukang lawak kami di rumah. Kalau ketawa dan buat lucu,pasti dialah jagonya. Ito ku ini pandai sekali ambil hati mama. Kalo uda muruk si nande kami itu, pasti langsung dia bilang” ah mak,jangan merepet nanti cepat tua, jadi takut nanti boru-boru datang kerumah kita ini, karena dilihat mamak awak merepet mulu. Lagian gak ngerti pun kami mak bahasa mamak itu bah”,,,wkwkwk,,Akhirnya mamak gak jadi marah deh, jadi ketawa deh kami semua. Ito ku yang satu ini bangsanya sabar banget dan suka masak loh. Masakannya enak banget, rajin kerja di rumah, pembersih dan perhatian. Duh mudah-mudahan dia dapat istri yang baik hati. Satu lagi ito ku ini marpanganju loh. Naburjuan ito ki. Atik adong bawa na burju na songon ito ku, pasti nunga hujadihon bah,hehehe. Sekarang ito ku ini sebenarnya di tahap perkuliahan di semester terakhir, mau di wisuda jadi Dilpoma Informatik.

Tiur Maulina Manik Raja, adikku yang satu ini sama halnya dengan aku. Na cerewetan ,pusing deh kalo semuanya pada merepet,bisa-bisa haccur dunia. Adikku yang satu ini orangnya suka merajuk juga tuh. Hatinya baik juga loh. Dia juga kuliah di Medicom jurusan Informatik. Wah 2 orang adikku kuliah di jurusan Informatik. Mudah-mudahan mereka berhasil, biarlah Tuhan menempatkan mereka menjadi Orang yang berhasil dalam Tuhan. Aku yakin adik-adikku semuanya berhasil. Dia ini juga membantu mamak jualan di pajak. Soal kali-kali dan soal merayu penjualan ,dia ini nih nomor satunya. Cocok dia jadi Bendahara.

Mutiara Theresia Manik Raja. Adikku ini lain pula loh. Namanya Mutiara diambil dari Rumah Sakit Sari Mutiara. Dia lahir di rumah sakit dengan operasi sesar. Molo na sada on asing, na cerewetan, kalo uda merepet kaya kereta api deh. Sampai kalah manuk na martolor,wkwkwk. Jangan lupa on halak na na burjuan. Hanya aja kalo kita pandai ambil hatinya==> syaratnya. Tapi anak yang satu ini keinginananya kuat sekali, sama kaya awak bah.

David Hamonangan Dwiki Manik Raja, masih duduk di bangku sekolah. Ito ku ini yang paling bontot. Agak manja sih, aku neh biangnya napa dia jadi manja. Soalnya sejak dia lahir, akulah pangarorotnya. Dari masih merah sampai dia besar. Aku sayang banget ama ito ku ini. Tapi orang tua kami tetap mendidiknya dalam bimbingan bukan dalam kemanjaan. Kami harus mandiri. Ito ku ini juga suka belajar tentang Alkitab. Mudah-mudah dia menjadi hamba Tuhan kelak.

Hanya itu yang bisa saya utarakan.

Mauliate ma

Mardiana.S.Manik

neh ada beberapa foto kami


Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!